Monday, December 15, 2014

Random Post: Never Ending Questions

Assalamualaikum..

Ah kalau membaca judul postingan saya di atas pasti semua udah tau apa yang akan saya cerita kan kali ini.
Pertanyaan tanpa akhir. Ya, saya sudah melewati beberapa fase pertanyaan seperti :

kapan lulus?
Pacarnya mana?
kapan nikah?

dan yang lagi heitz sekarang ini adalah

kapan punya anak?

Sebenarnya dulu saya tidak terlalu ambil pusing dengan pertanyaan semacam itu. Pusing sih, galau juga sih tapi ga segalau pertanyaan yang terakhir ini.

oke diulang,

kapan punya anak?

Hhh...
FYI, tanggal 8 November lalu tepat satu tahun pernikahan saya dan suami. Alhamdulillah ternyata kami bisa juga menjalani satu tahun Long Distance Marriage ini walau dengan kegalauan dan air mata hehe. Alhamdulillah saya diberi Allah swt suami yang super sabar menghadapi saya yang cranky kalo lagi kangen. Apalagi sekarang karena suami melanjutkan sekolah di Solo jadi nambah jauh deh jarak antara kami. Dulu sebulan sekali atau dua minggu sekali kami bisa gantian saling mengunjungi namun sekarang bisa dua bulan sekali. Hiks.

Saya tau hubungan kami ini belum seberapa. Ada senior saya yang menjalani LDM antar benua. Huaa antar pulau aja saya udah ga kuat. Subhanallah..

Memang Allah swt memberi cobaan sesuai kemampuan hambaNya. Saya berpikir, mungkin Allah swt tau saya dan suami sanggupnya LDM antar pulau. Kalau mengapa sampai saat ini kami belum diberikan kepercayaan untuk punya anak, ya siapa yang tau rencana Allah swt. Mungkin saya dan suami disuruh pacaran dulu, disuruh nabung dulu atau entahlah. Kalau lagi ga galau sih saya bisa berpikir seperti itu. Tapi pas lagi galau, sepi atau jenuh ya jadi nangis juga. Apa lagi kalau ada yang nanya-nanya.

Gimana dok, udah isi belum?
Dok, udah berhasil belum?
kok belum dok, dokter KB ya?
oh belum juga ya dok, lama ya?

Ya Allah sedihnya.. bukannya pada doain gitu ya.

Selain itu saya juga jadi ada beban ke orang tua dan mertua juga. Kalau orang tua saya sendiri mungkin masih bisa maklum tapi mertua, kadang timbul perasaan ga enak. Walaupun mereka tidak mengatakannya tapi saya yakin pasti mereka mengharapkan. Apa lagi saya dan suami sama-sama anak pertama, jadi kehadiran cucu pertama ini sangat dinantikan.

Siapa sih yang ga ingin punya anak. Tapi kalau Allah swt belum mengizinkan ya saya bisa apa. Mungkin karena saya dan suami kalau bertemu bukan pas masa subur, makanya rencananya sih mulai tahun depan (kalau kita masih LDM) kami bertemu pas masa subur saya. Tapi terkadang suasana dan mood pun harus mendukung kan. Yah Bismillah aja, yang penting tetap ikhtiar dan berdoa. Tetap berprasangka baik pada Allah swt. RencanaNya pasti jauh lebih indah.

Aamiin
Insha Allah..




 http://infojakarta.net/wp-content/uploads/2013/12/komik-jakarta.jpg







No comments:

Post a Comment

Leave your comment please.. thank you ;)