Wednesday, February 15, 2012

SECANGKIR KOPI, DAN BAYANGMU


arisman_of_the_year appears to be offline and will receive your message after signing in.

sinta_2307 is typing message..

Assalamu’alaikum Masku,
Bagaimana kabarmu? Semoga selalu sehat ya Mas.. Kamu sedang apa sekarang? Aku tebak ya.. Pasti kamu sedang duduk di jendela kamarmu sambil memainkan gitar ditemani secangkir kopi kapal api panas kesukaanmu. Kemudian biasanya kita akan ngobrol di telepon sampai pagi atau chatting seperti ini. Apa?tebakanku benar? Pastinya dong, aku kan bisa melihatmu dalam pikiranku hehe..

Ah, masih terbayang dalam ingatanku ketika aku mengantarmu di stasiun setahun yang lalu, karena kamu mendapatkan proyek di luar kota. Bahkan masih kuingat jelas pernyataan cintamu padaku yang tiba-tiba. Padahal kamu kan anti sekali mengucapkan kata-kata romantis. Tapi kenapa kamu menyatakannya saat kita akan berpisah?. Itu membuatku semakin berat untuk melepasmu.

Mas, Aku rindu sekali padamu. Entah sudah berapa malam aku lewati dengan perasaan ini. Menangis dan menangis karena merindukanmu. Entah sudah berapa hari aku lewati tanpa kehadiranmu di sisiku. Tanpa mendengar suaramu meski hanya lewat telepon seluler.. meski hanya lewat pesan suara yang kau tinggalkan untukku.

Aku rindu melihatmu yang menyesap kopimu perlahan saat mendengarkanku bercerita. Aku rindu aroma tubuhmu yang bercampur dengan aroma kopimu saat aku ada dalam dekap hangatmu. Padahal aku paling tidak suka kopi. Menghirup aromanya saja membuatku mual. Aku juga rindu olok-olokmu saat mengatakan kalau kopi buatanku tidak seenak kopi buatanmu.

Apa kamu tahu, sejak kamu pergi aku tidak lagi benci kopi?. Kini setiap pagi aku selalu menyeduh kopi seperti kamu. Bahkan saat aku mengetikkan pesan ini secangkir kopi kesukaanmu turut menemaniku. Kopi kini menjadi sahabatku. Penawar rinduku padamu. Aku ingin merasakan kehadiranmu saat meminumnya. Tak peduli rasa pahitnya yang membuatku mual. Akan lebih pahit lagi jika lebih lama aku menahan rasa rindu ini.

Berapa lama lagi aku harus menunggu?
Apakah kamu di sana juga merindukanku?

Sent?

Aku terdiam sejenak.

*enter*

Hening.



Detik demi detik berlalu.
Tak ada jawabanmu.


Balon chat-mu pun masih tetap offline.

Dulu selalu ada waktu untuk kita
Kini ku sendiri
Dulu kata cinta tak habis tercipta
Kini tiada lagi lagi
Sedang apa dan dimana dirimu yang dulu ku cinta
Ku tak tahu tak lagi tahu seperti waktu dulu
Apakah mungkin bila kini ku ingin kembali
Menjalani janji hati kita

Aku tersentak mendengar bait lagu 
yang tiba-tiba mengalun dari playlist laptopku. Liriknya melemparkanku kembali pada kenyataan. Sesuatu yang tak ingin kupercaya. Sesuatu yang kuharap hanya mimpi belaka. Air mataku pun jatuh tak tertahan. 

Sudahlah, sudah berakhir semuanya. Kamu telah benar-benar pergi dariku. Satu minggu sudah dirimu tidak ada lagi di dunia ini. Kecelakaan proyek, kata mereka. Tak mungkin kamu dapat membaca dan membalas message dariku ini. Tak bisa menemuiku lagi. Tak bisa memelukku lagi. Tak bisa lagi meminum kopi bersamaku lagi. Kini aku hanya ditemani secangkir kopi, dan bayangmu. Tak ada lagi kamu. Masa-masa indah itu sudah berakhir..

Aku pun kembali menangisimu seperti malam-malam sebelumnya s
ampai akhirnya terlelap dengan membiarkan laptop tetap menyala di kasurku.

*beep* *beep*

Sebuah notifikasi dari chat yang tak sempat kumatikan berbunyi.


arisman_of_the_year is now online

arisman_of_the_year is typing message..
Sinta my sweetheart,
Aku pun sangat merindukanmu..


*beep* *beep*
 
arisman_of_the_year is now offline



-tulisan ini untuk #30HariLagukuBercerita dari lagu Sammy - Sedang Apa dan Dimana

2 comments:

  1. heiii Ayu, akhirnya ikutan juga yaa di detik super terakhir, heheh

    Nah loo, koq bisa tiba2 online trus offline lagi tu si Cowok? Tapi dia masih hidup kan? Signal aja kali ya yang kembang kempis, xixix

    ReplyDelete
  2. hmmm kenapa yaa.. ;p

    itu hantunya,diah..hihi

    ReplyDelete

Leave your comment please.. thank you ;)